oleh

Tiga Hari Lagi 2021 Berakhir: Capaian Vaksinasi Baru 65 Persen, Merangin Terancam Sanksi

Gerai vaksinasi Polres Merangin di SPBU Pematang Kandis Bangko

Pariwarajambi.com – Tiga hari lagi tahun 2021 akan berakhir, sementara campaian vaksinasi di Kabupaten Merangin baru mencapai 65 persen. Kurang 5 persen dari target 70 persen yang ditetapkan pemerintah diakhir 2021.

Sekda Merangin, Fajarman mengatakan Pemkab Merangin bersama Polres dan Kodim 0420 Sarko terus bergerak mengejar target vaksinasi yang ditetapkan pemerintah pusat.

Baca juga: Sikapi Kisruh SMP 10: Ini Langkah Pemkab Merangin

“Sudah 65 persen, kita optimis sampai akhir tahun ini capaian vaksinasi  tercapai,” kata Fajarman, Selasa (28/12/2021) siang.

Fajarman menyebutkan grafik vaksinasi beberapa hari terakhir meningkat. Antusias warga mengikuti vaksinasi cukup tinggi mencapai angka 2000 orang lebih setiap harinya.

“Kalau melihat itu, Insya Allah sampai Kamis nanti vaksinasi kita sudah diangka 70 persen lebih,” katanya.

Baca juga: Sopir Bus Sebabkan Sopir dan 3  Penumpang Carry Meninggal Dunia Jadi Tersangka

Mantan Kepala BPKAD Merangin ini juga mengatakan data manual capaian vaksinasi di Kabupaten Merangin sudah diangka 68 persen. Namun ada kesalahan data sehingga yang sudah melakukan vaksin belum terdaftar secara online.

“Disisa waktu kurang dari satu minggu ini kita akan kerja ekstra secara terpadu bersama TNI, Polri, Binwil, Camat dan jajaran puskesmas untuk mengejar baik vaksinasi maupun input data,” tambahnya.

Baca juga: Istana Bogor Ada Rusa Berkeliaran: Halaman DPRD Merangin Ada Sapi Berkeliaran

Selain itu, OPD juga diberi tugas untuk turun  lansung kelapangan dan ke desa-desa untuk memastikan masyarakat yang belum vaksin untuk mengikuti Vaksinasi.

“Karena ini kerjaan kita bersama maka semua harus turun kelapangan. Misalnya seperti di Mentawak yang angka vaksinasinya masih kurang, maka ada dari Pemkab yang kita turunkan kesana untuk meninjau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” jelas Fajarman.

Jika angka vaksinasi tidak tercapai 70 persen hingga akhir 2021 daerah tidak mendapatkan sanksi tidak mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID).

Baca juga: Seru! Klub Sultan Raffi Ahmad Vs Klub Anak Jokowi di Final Liga 2: Ini Jadwalnya

“Jadi kalau gagal DID tidak kita dapatkan, padahal di pendapatan kita harus mencantumkan DID. Kalau tidak maka siap refocusing anggaran yang sudah ditetapkan,” sebutnya.

Tidak lama ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian juga mengingatkan agar daerah menggenjot target vaksinasi jika tidak ingin kena sanksi.

Sanksi yang akan diberikan kepada Pemda salah satunya adalah tidak diberikannya Dana Insentif Daerah (DID). Kemudian evaluasi ulang terkait pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan beragam bentuk sanksi lainnya.(*)

Penulis : Redaksi – Editor : Riky Serampas

News Feed